INFO TERBARU :
Selamat Datang di Mabes303, Mabesnya Situs Judi Online Indonesia, Dapatkan Bonus Mabes ngebett berupa Bonus Deposit Awal 50% khusus Sportsbook dengan ID Mr8

LAYANAN ONLINE 24 JAM NONSTOP

Banner

Daftar

PROMO DAN BONUS TERBAIK

  1. Bonus Rollingan Mingguan
  2. Bonus Cashback hingga 10%
  3. Komisi Referal Bulanan Seumur Hidup
  4. Welcome Bonus Deposit 50% khusus Sportsbook MR8
  5. Cashback Mingguan hingga 10%

Bonus

Pilihan Games Terpopular

Sejarah Trofi Piala Dunia Sejarah Trofi Piala Dunia

Sejarah Trofi Piala Dunia dimulai dari gelaran Olimpiade Piala Dunia di tahun 1930 sampai saat ini tetap terus berlangsung , Trofi Piala Dunia mengalami beberapa perubahan yaitu dari berubahnya nama trofi sampai desain dari trofi itu sendiri sudah berubah dan berbeda dengan trofi piala dunia pertama di tahun 1930.

 

Trofi Piala Dunia

Satu hal yang menjadi perhatian dunia selain pertandingan di Piala Dunia adalah Trofi nya.

Trofi inilah yang diperebutkan oleh puluhan negara yang berlaga. Hanya yang menjadi juaranya yang memperoleh kesempatan membawa trofi tersebut.

Walaupun Trofi Piala Dunia ini hanya bisa dibawa oleh pemenang beberapa saat saja.

Sesuai aturan FIFA, pemenang akan mendapatkan replika berlapis emas, bukan emas padat.

Meskipun tampak kecil, trofi piala dunia memiliki sejarah unik yang tidak bisa dilupakan.

Hingga sekarang ini sudah ada dua trofi yang diperebutkan selama Piala Dunia berlangsung.

 

Sejarah unik apa saja yang mewarnai trofi ini? Langsung simak artikel di bawah ini.

 

Desain Trofi Piala Dunia Pertama

Saat pertama kali digelar di Uruguay, 1930 silam, trofi hanya seberat 3,8 kg dengan tinggi sekitar 35 cm.

Desain nya terinspirasi dari dewi kemenangan Yunani, Nike.

Bentuk dari trofi piala dunia seperti seorang wanita yang sedang memanggul sebuah cawan. Wanita itu memiliki sayap seperti seorang peri.

Di bagian bawah, terdapat nama-nama negara pemenang Piala Dunia.

Trofi pertama terbuat dari perak murni dan berlapis emas, dengan dasar yang terbuat dari batu lapis lazuli.

Desain trofi ini dibuat oleh seorang seniman asal Perancis bernama, Abel Lafteur.

Awalnya, di era 1930 hingga 1945 trofi ini dikenal dengan nama “Victory”.

 

Trofi Piala Dunia Berganti Nama

Namun, pada 1946, trofi ini berganti nama dengan Jules Rimet, mengadopsi nama Presiden FIFA era 1921 hingga 1954 asal Perancis, Jules Rimet.

Di tahun yang sama, Rimet menerapkan aturan baru yang akan diterapkan pada Piala Dunia 1950.

Selain menerapkan aturan baru di Piala Dunia, Rimet juga mengusulkan agar trofi diberikan kepada negara yang sudah memenangi Piala Dunia sebanyak tiga kali.

Akhirnya, trofi Jules Rimet jatuh ke tangan Brasil setelah mereka memenangkan tiga edisi Piala Dunia di 1958, 1962, dan 1970.

Selain Brasil, ada empat negara lagi yang memegang trofi Jules Rimet, yakni Uruguay (1930 dan 1950), Italia (1934 dan 1938), Jerman Barat (1954), dan Inggris (1966).

 

Jules Rimet Menghilang Selamanya

Sebelumnya Trofi Jules Rimet memang sempat hilang dua kali namun berhasil ditemukan.

Namun akhirnya harus hilang selama-lamanya pada 20 Desember 1983.

Ketika itu, trofi Jules Rimet berada di kantor Federasi Sepak bola Brasil (CBF) yang terletak di Rio de Janeiro.

Sebenarnya, pengamanan untuk trofi itu cukup ketat. Di sekelilingnya, kaca anti-peluru melindungi trofi Jules Rimet.

Tapi, tetap saja, trofi itu hilang tanpa jejak. Hingga sekarang keberadaan Jules Rimet tidak diketahui.

 

Mahakarya Silvio Gazzaniga

Setelah trofi Jules Rimet jatuh ke tangan Brasil, FIFA pun membuat sayembara untuk para seniman di seluruh dunia agar membuat desain trofi terbaru.

Dari 53 desain yang diajukan, akhirnya FIFA memilih rancangan Gazzaniga, untuk trofi pengganti dari Jules Rimet.

Trofi rancangan dari Ganzzaniga secara resmi diperebutkan pada Piala Dunia 1974, di Jerman Barat.

 

Desain Trofi Mewakili Semangat Piala Dunia.

Desain trofi dari Gazzaniga di klaim oleh FIFA lebih sederhana dan cukup menggambarkan semangat dari Piala Dunia.

Dalam trofi itu, muncul dari dasar piala beberapa guratan dan terus naik membentuk spiral.

Tergambar pula ada dua orang atlet yang seakan sedang menyambut bola dunia.

Gambaran itu ternyata memiliki arti sebagai perayaan momen kemenangan.

Di sisi bawahnya, terdapat nama-nama negara pemenang Piala Dunia FIFA sejak 1974.

Trofi ini memiliki dimensi tinggi 36,8 sentimeter atau 14,5 inch. Berat dari trofi ini mencapai 6,175 kilogram.

Itulah sejarah-sejarah unik dari trofi yang menjadi rebutan para negara yang berlaga di Piala Dunia. 

mabes303.org, keep Responsible Gambling -salam olah raga –